Mungkin bagi beberapa orang nama Kebab masih terdengar cukup asing di telinga. Padahal sebenarnya Kebab sudah ada sejak jaman dahulu kala. Bagaimana Sejarah dan Asal Usul Kebab Khas Turki ini ya? Lalu bagaimana perkembangan kebab di Indonesia? Yuk simak ulasan dari Super Duper Kebab berikut ini.

Kebab di bawa masuk ke Indonesia oleh pedagang – pedagang dari Timur Tengah yang kebetulan Singgah di Pelabuhan – pelabuhan di Indonesia. Menurut catatan sejarahnya sendiri, nama Kebab berasal dari bahasa Arab yang artinya daging goreng. Memang pada awalnya kebab memiliki artian daging goreng bukan daging panggang atau bakar. Namun ada juga sumber yang mengatakan bahwa kabab kemungkinan berasal dari bahasa Aram. Sedangkan dalam bahasa Akkadia, kabbaba memiliki artian sebagai daging bakar atau panggang.

Pada abad ke-14 kebab menjadi sinonim kata tabahajah yang berarti hidangan potongan daging goreng dalam bahasa Persia. Dalam buku – buku Turki, istilah kebab mengacu pada bola – bola daging ayam dan domba yang digoreng.

Kemudian setelah memasuki masa Kesultanan Utsmaniyah kata kebab telah berubah makna menjadi daging panggang. Walaupun demikian, kata kebab masih sering digunakan untuk kuliner sejenis semur oleh masyarakat Turki. Bahkan di Mesir, semur daging sapi dan bawang bombay disebut dengan kebab halla.

Makanan kebab ini mulai meluas ketika para pedagang Turki mengadakan kontak dengan masyarakat kota Berlin, Jerman sekitar abad 18. Saat itu daging kebab dipanggang, disajikan dengan roti pita, paprika dan saus. Kemudian mengalami perkembangan dan penyesuaian dengan kebiasaan masyarakat Jerman, yang mana kebab disajikan dengan aneka roti dan salad. Cara pemanggangan daging kebab pun mulai berkembang dari cara tradisional ke pola modern menggunakan pemanggangan elektrik atau gas.

Kini kebab telah merambah ke berbagai belahan dunia, Eropa, Amerika, Australia, Jepang, Cina, Malaysia, dan Indonesia salah satunya. Cara penyajian Kebab antara satu negara dengan negara lain nya pun berbeda – beda, karena biasanya diadaptasikan dengan kebiasaan dan selera masyarakat setempat. Di Indonesia biasanya kebab dibuat dengan cara membalutnya dengan kulit tortilla, kemudian untuk isian nya sendiri kita bisa menyesuaikan dengan selera masing – masing seperti mengisinya dengan daging panggang, sayuran, mayonaise, dll. Ada juga yang menggunakan isian kebab rendang, kebab durian dan kebab buah. Wah! makin variatif ya.

Di Indonesia saat ini, kebab banyak dijumpai di pinggir jalan, mall, bahkan restoran – restoran besar. Untuk memenuhi kebutuhan konsumen pun kini kebab juga telah hadir dalam bentuk kebab frozen, sehingga bisa disimpan di rumah dalam waktu yang lama dan cara memasak nya juga mudah dan praktis. Jadi bisa makan kebab kapan aja, acara apa aja, sama siapa aja. Suasana dirumah jadi makin harmonis.

Kebab Frozen paling enak, sehat, halal dan lengkap variasi menu nya hanya di Super Duper Kebab. Ada menu kebab durian, kebab rendang, kebab goreng, kebab mozarella, kebab beef, kebab chicken dan masih banyak lagi. Yuk cobain kelezatan nya!

(Visited 1,878 times, 1 visits today)
Our Score
Our Reader Score
Average: 3.7]